Makan gizi Seimbang, agar si Kecil #PintarnyaLebih!

Dipublish Tanggal 18 May 2020 10:48:45

Asupan Makanan Bergizi Seimbang, Bantu Si Kecil #PintarnyaLebih!

Mempersiapkan Si Buah Hati agar lebih siap sekolah, tentu menjadi tantangan tersendiri untuk Bunda. Selain dibekali kecerdasaan intelektual, anak juga diharapkan memiliki kecerdasan emosional yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dan situasi di sekolah. Nah, bagaimana caranya membantu optimalkan kecerdasan emosional dan intelektual si Buah Hati? Salah satunya adalah dengan memastikan ia mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang, Bunda.

 

Apa Itu Asupan Gizi Seimbang?

makanan

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, asupan gizi seimbang adalah konsumsi makanan sehari-hari yang berasal dari aneka sumber pangan, dengan kandungan zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai kebutuhan usia. Jadi, setiap kali makan, menu dalam piring si Buah Hati disarankan terdiri dari makanan pokok sebagai sumber karbohidrat (contohnya nasi atau kentang), lauk-pauk sebagai sumber protein hewani dan nabati (contohnya ikan dan kacang-kacangan), sayur-mayur sebagai sumber vitamin dan mineral (contohnya bayam dan wortel), serta buah-buahan sebagai sumber vitamin (contohnya jeruk dan apel).

 

Pengaruh Kecukupan Gizi Terhadap Perkembangan Emosional Si Buah Hati

belajar bersama

Tahukah, Bunda? Kekurangan asupan gizi dapat memengaruhi mood si Buah Hati saat belajar di sekolah. Kekurangan zat besi, zink, vitamin B dan D, magnesium, serta omega 3, dapat membuat suasana hati si Buah Hati kurang happy dan tidak bisa menikmati proses belajar di kelas. Sebaliknya, asupan nutrisi yang berlebihan, seperti karbohidrat, dapat menyebabkan kadar gula darah yang berfungsi menghasilkan energi, cenderung naik dan turun dengan cepat. Akibatnya, si Buah Hati mudah lelah dan kurang semangat untuk belajar. Untuk itu, Bunda disarankan menyiapkan beragam menu sehat untuknya. Saat sarapan, Bunda bisa memberikan kentang rebus atau sereal dibanding nasi goreng. Sebab, keduanya merupakan karbohidrat kompleks yang dapat membantu menjaga kadar gula darah si Buah Hati tetap stabil, dan membantu membuat mood-nya lebih happy untuk belajar.

Membantu optimalkan kecerdasan emosional si Buah Hati, penting untuk mendukungnya memahami, mengendalikan, dan mengekspresikan emosinya. Hal ini ia butuhkan dalam menghadapi tantangan dan situasi di sekolah. Bahkan, menurut psikolog Daniel Goleman, Phd. dari The Mind & Life Institute, anak dengan kecerdasaan emosional yang baik cenderung lebih berprestasi di sekolah.

 

Read More ...